FAQ
Pertanyaan Umum
Temukan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan seputar SPMB.
Menampilkan 9 dari 20 pertanyaan.
Apakah tanggal terbit KK wajib diisi?
Tidak wajib dan tanpa flag. Isi bila ada; bila kosong tetap diproses. Bawa KK fisik bila diminta panitia untuk verifikasi.
Bagaimana cara mengajukan akun?
Isi NIK, nama, alamat, dan tanggal lahir sesuai KK, pilih lokasi verifikasi, unggah dokumen, lalu cetak bukti berisi Nomor peserta dan PIN. Simpan PIN baik-baik; dibutuhkan untuk cek status dan aktivasi.
Bagaimana cara cek status pendaftaran?
Buka halaman Cek Status, masukkan Nomor peserta dan PIN atau OTP. Tampil status dan timeline 7 tahap. NIK tidak pernah dipakai untuk cek status.
Apa arti status hasil seleksi?
Status final diumumkan di halaman Pengumuman setelah panitia publish. Pantau halaman tersebut untuk hasil resmi.
Berkas saya ditolak, apa yang harus dilakukan?
Catat poin penolakan, perbaiki data, dan ajukan revisi sebelum pendaftaran tutup. Setiap revisi menaikkan nomor revisi dan tercatat untuk panitia. Bila butuh surat pengganti, urus ke Dispendukcapil segera.
Apakah NIK ditampilkan di pengumuman atau bukti?
Tidak. NIK maksimal tampil 4 digit akhir di layar cek status, pengumuman, dan QR. QR bukti hanya berisi nomor peserta dan tautan verifikasi, tanpa NIK.
PIN terkunci setelah salah 3 kali, bagaimana solusinya?
Tunggu 30 menit lalu coba lagi dengan PIN yang benar. Bila tetap terkunci, hubungi panitia sekolah dengan membawa KK fisik untuk reset. Jangan bagikan PIN ke siapa pun.
Tidak ada internet atau kesulitan mengisi formulir?
Bantuan tatap muka tersedia di sekolah pada jam layanan. Petugas membantu membuka laman, mengisi NIK dan KK, mengunggah dokumen, dan mencetak Nomor beserta PIN. Layanan bantuan gratis.
Ke mana mengadu bila ada pungutan atau kecurangan?
Lapor berlapis: panitia sekolah, Dinas Pendidikan, ULT Kemendikdasmen, lalu lapor.go.id. Sertakan nomor peserta dan bukti; tanpa NIK lengkap di laporan publik.
